POLIKATA.COM- Harga emas batangan Antam anjlok parah pada perdagangan hari ini, Sabtu (31/1/2026). Pergerakan harga emas Antam ini turut dipengaruhi harga emas dunia yang juga anjlok sangat dalam pada perdagangan akhir pekan ke level US$ 4.893,2 per ons troi.
Padahal emas dunia sempat menyentuh level US$ 5.602 per ons troi pada Kamis (29/1/2026).
Diketahui, tekanan terhadap harga emas dunia terjadi karena aksi ambil untung setelah reli harga yang sangat agresif dalam beberapa waktu terakhir. Tekanan tersebut juga menyeret harga logam mulia lainnya.
“Pasar memang sudah membutuhkan koreksi, dan pemicu aksi jual berasal dari kombinasi berbagai faktor, mulai dari pengumuman calon Ketua The Fed hingga arus makroekonomi global,” ujar Kepala Riset Komoditas Global di Standard Chartered Bank, Suki Cooper.
Ia menambahkan, apabila melihat pergerakan dolar AS maupun ekspektasi imbal hasil riil, kombinasi faktor tersebut telah mendorong investor merealisasikan keuntungan.
Tekanan pada harga emas meningkat setelah Trump menunjuk mantan gubernur The Fed Kevin Warsh sebagai calon pengganti Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir pada Mei mendatang.
Meski mengalami penurunan tajam, harga emas dunia secara bulanan masih berada di jalur kenaikan lebih dari 13% dan mencatatkan kenaikan selama enam bulan berturut-turut.
Di sisi lain, indeks dolar AS menguat 0,7% setelah sempat menyentuh level terendah dalam empat tahun pada awal pekan ini. Penguatan dolar membuat emas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
“Januari 2026 akan dikenang sebagai bulan paling volatil dalam sejarah logam mulia,” kata Kepala Strategi Logam MKS PAMP SA, Nicky Shiels, dalam sebuah catatan.
Ia menilai level US$ 4.600 untuk emas, US$ 80 untuk perak, dan US$ 2.000 untuk platinum merupakan target penurunan yang masuk akal agar harga dapat kembali ke jalur kenaikan yang lebih moderat.
Sementara itu, harga logam mulia Antam pada hari ini kembali jatuh dari rekor tertingginya. Harga emas Antam pada pagi hari ini anjlok Rp 260.000 per gram menjadi Rp 2,86 juta per gram dari sebelumnya Rp 3,12 juta per gram.
Rekor tertinggi harga emas Antam sebelumnya tercatat pada Kamis (29/1/2026) sebesar Rp 3,16 juta per gram. (*)






