TANAH DATAR, POLIKATA.COM- Project Manager PT. Nindya Karya Syafriwal menyerahkan secara simbolis 28 unit Hunian Sementara (Huntara) Danantara kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar yang diterima Bupati Eka Putra.
Penyerahan yang dilaksanakan di gedung Indojolito Batusangkar, Jumat (6/2/2026) tersebut juga disaksikan langsung oleh Asisten Ekobang Ten Feri, Site Operational Manager PT. Nindya Karya Hendra, Kalaksa BPBD Ermon Revlin, Kadis Sosial PPPA Hendra Setiawan, Kadis PUPR Mustika Suarman, Kadis Kominfo Dedi Tri Widono, Kadis LH Pempri, Kabag Hukum Audia Safitri, Camat Batipuh Selatan Ujang As’ad, Wali Nagari.
Project Manager PT. Nindya Karya Syafriwal menyampaikan pembangunan Huntara di Tanah Datar ini merupakan perintah langsung dari bapak Presiden Prabowo. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah dan pihak lainnya sehingga proses pembangunan berjalan lancar.
“Target kami memang 12 hari kerja, dan Alhamdulillah sejak ditugaskan pada tanggal 15 Januari kemarin oleh Danantara, hari ini sudah bisa kami serahterimakan kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar,” sampainya.
Syafriwal juga berharap Huntara yang telah selesai dibangun ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
Sementara, Bupati Eka Putra atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Danantara yang telah mengutus PT. Nindya Karya untuk membantu membangun Huntara di Guguak Malalo.
“Alhamdulillah Saya telah melihat langsung kemarin, Saya lihat sangat bagus dan juga sudah ada perabotannya. Namun tentu tidak semuanya ada, untuk itu nanti yang tidak disediakan akan disediakan oleh Pemda Tanah Datar. Sekali lagi mewakili masyarakat Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo yang telah memerintahkan Danantara membangun Huntara melalui PT. Nindya Karya,” ujar Bupati.
Selanjutnya, kepada Wali Nagari juga diminta untuk segera membersihkan sekitar lokasi Huntara agar situasinya lebih nyaman dan asri.
“Kemarin Saya lihat disamping lokasi Huntara ada tumpukan sampah, untuk itu pak Wali Nagari tolong ini segera dibersihkan dan ke depan jangan ada lagi yang membuang sampah disekitar lokasi Huntara agar para penghuninya bisa nyaman tinggal disana,” tegasnya.
Selain itu, kepada masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana alam banjir bandang dan longsor pada November 2025 yang lalu, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa Huntara ini diberikan sebelum Hunian Tetap (Huntap) selesai dibangun oleh pemerintah.
“Saat ini diberikan bantuan Huntara oleh pemerintah. Ini hanya sementara sebelum Huntap selesai dibangun. Kalau sudah selesai nanti akan dipindahkan ke Huntap yang kondisinya tentu jauh lebih layak. Saya minta bapak dan ibu bersabar, Saya akan terus berupaya agar Huntap ini bisa segera dibangun oleh pemerintah pusat, sehingga bapak dan ibu tidak berlama-lama tinggal di Huntara,” sampainya.
Dilain pihak, Salma yang merupakan perwakilan masyarakat penerima Huntara juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Tanah Datar beserta seluruh jajarannya dan semua pihak yang telah membantu dalam melewati masa sulit pasca bencana alam melanda.
“Berkat perhatian dari bapak Bupati dan jajaran yang senantiasa ada bersama kami, sehingga kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Ke depan kami bermohon terus bantuannya sampai kami bisa bangkit kembali seperti sebelumnya,” ujar Salma.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra juga menyerahkan bantuan dasar kepada perwakilan penerima Huntara berupa tabung elpiji 3 kg, kompor gas, selimut, makanan siap saji dan yang lainnya. (red)






