SOLOK, POLIKATA.COM— Ancaman rabies tidak bisa dipandang sebelah mata. Diketahui, rabies adalah penyakit menular akut mematikan yang menyerang sistem saraf pusat akibat virus Lyssavirus, menular melalui gigitan/jilatan hewan terinfeksi.
Hal itu diungkap Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, saat memimpin langsung Rapat Koordinasi Penanganan Rabies, di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Solok, Senin (2/2/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis Pemerintah Kota Solok dalam menyatukan langkah lintas sektor menghadapi potensi penyebaran penyakit rabies yang dapat membahayakan nyawa manusia.
Rabies termasuk ke dalam kategori penyakit mematikan, dan dapat menular dari hewan ke manusia atau bisa disebut penyakit zoonosis. Jika kamu terinfeksi penyakit ini, risiko yang mengikuti sangat besar, bahkan kematian jika kamu tidak segera mendapatkan pengobatan.
Hadir dalam rakor tersebut Sekretaris Daerah Kota Solok Desmon, Kepala Dinas Kesehatan Ardinal, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ade Kurniati, Kepala Bagian Perekonomian Lusya Adelina, serta Camat Lubuk Sikarah dan Camat Tanjung Harapan.
Dalam rapat, dibahas secara mendalam berbagai langkah konkret, mulai dari pencegahan rabies sejak dini, penanganan cepat terhadap kasus gigitan hewan penular rabies, hingga penguatan edukasi kepada masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan, pertanian, dan kecamatan agar setiap potensi kasus dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Wakil Wali Kota Solok menegaskan bahwa penanganan rabies bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama. Pengawasan terhadap hewan peliharaan, vaksinasi, serta peran aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengendalian rabies di Kota Solok.
“Perlindungan kesehatan masyarakat adalah prioritas utama. Karena itu, diperlukan koordinasi yang solid dan respons cepat agar rabies dapat dicegah sedini mungkin,” tegas Suryadi Nurdal.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Solok menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada, peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan, serta aktif mendukung seluruh upaya pencegahan rabies demi terwujudnya Kota Solok yang aman dan sehat. (red)






