BeritaDaerahHeadlinePesisir SelatanSumatera Barat

Curah Hujan Tinggi, Rumah Warga di Pessel Terendam Banjir

13
×

Curah Hujan Tinggi, Rumah Warga di Pessel Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
WASPADA BANJIR- Curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumbar, sejak sore hingga Rabu (11/2/2026) malam, kemarin. Akibatnya, beberapa kampung di sejumlah kecamatan terendam banjir.

PESSEL, POLIKATA.COM- Curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumbar, sejak sore hingga Rabu (11/2/2026) malam, kemarin.

Akibatnya, beberapa kampung di sejumlah kecamatan terendam banjir. Warga pun waspada dan siaga dengan cuaca ekstrem tersebut, terutama yang tinggal di daerah pinggiran sungai.

Rabu malam, menyikapi kondisi tersebut, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni sudah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk siaga.

Bupati meminta BPBD, Dinas PUPR, Satpol PP dan Damkar, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), serta para camat agar aktif memantau perkembangan situasi di lapangan.

Baca Juga  Digitalisasi dan Penghargaan Jadi Penopang Kinerja Bank Nagari 2025

“Kita minta seluruh OPD terkait siaga dan turun langsung memantau kondisi di wilayah terdampak. Pastikan masyarakat mendapat perhatian dan penanganan cepat,” tegas Hendrajoni.

Ia juga menekankan bahwa apabila terjadi kondisi darurat, aparat di lapangan harus segera mengambil langkah cepat dan terukur guna meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor sangat penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kesiapan personel serta peralatan.

Baca Juga  DAUN Ramadhan Fest 2026: BI dan Pemprov Sumbar Jaga Stabilitas Harga Pangan

“Kami terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang berada di kawasan rawan banjir, serta segera melaporkan kepada aparat setempat jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi membahayakan,” pungkasnya. (red)