Dalam sambutannya, Wawako Allex menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, keberadaan masjid di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, dan keimanan peserta didik.
“Kehadiran masjid ini bukan sekadar penambahan fasilitas fisik, tetapi merupakan investasi besar dalam pembinaan karakter generasi muda. Masjid harus menjadi pusat penguatan iman dan akhlak siswa,” ujarnya.
Ia menegaskan, peresmian Masjid Darul Ulum bukan hanya meresmikan sebuah bangunan, tetapi menghadirkan pusat pembinaan spiritual yang diharapkan mampu melahirkan generasi beriman, berakhlak mulia, dan berkepribadian kuat.
“Pembangunan karakter harus dimulai dari penguatan iman. Iman yang kuat akan melahirkan akhlak yang baik, dan akhlak yang baik akan membentuk peradaban yang bermartabat,” tambahnya.
Wawako berharap Masjid Darul Ulum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga sekolah, tidak hanya sebagai tempat shalat, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter.
“Masjid ini harus menjadi jantung kehidupan spiritual sekolah. Tempat siswa belajar Al-Quran, membiasakan shalat berjemaah, serta menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMPN 5, Milda Guza menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam pembangunan masjid tersebut. Ia berharap keberadaan Masjid Darul Ulum dapat meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di sekolah.
“Kami berharap dengan adanya masjid ini, seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan, semakin meningkat iman dan ketakwaannya kepada Allah SWT,” ujarnya.
Peresmian masjid ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, sekretaris Dinas Pendidikan, perwakilan Kantor Kementerian Agama, komite sekolah, jajaran guru, serta siswa-siswi. (red)






