Berita

Sehari, 1.000 Anak Dikhitan Gratis di Padang Pariaman

0
×

Sehari, 1.000 Anak Dikhitan Gratis di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini
KHITANAN 1000 ANAK— Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, menghadiri khitanan massal bagi sekitar 1.000 anak se-Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus penyerahan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, di kediaman Azwar Wahid di Nagari Aur Malintang Selatan, Jumat (13/2/2026).

PADANG PARIAMAN, POLIKATA.COM— Komitmen memperkuat kepedulian sosial berbasis zakat kembali ditegaskan John Kenedy Azis saat menghadiri khitanan massal bagi sekitar 1.000 anak se-Kabupaten Padang Pariaman, sekaligus penyerahan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) di Kecamatan IV Koto Aur Malintang, di kediaman Azwar Wahid di Nagari Aur Malintang Selatan, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Baznas Padang Pariaman tersebut menjadi bukti kuat kolaborasi pemerintah daerah bersama para muzaki dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sumber utama kegiatan sosial ini berasal dari donasi sejumlah dermawan, di antaranya Azwar Wahid yang akrab disapa Mak Aciak H. Sagi, dukungan Yossie Group di bawah pimpinan Hj. Yusneti, serta kontribusi Hj. Arnani, pengusaha sukses bidang logam mulia di Jakarta. Sinergi para muzaki ini dinilai menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan program sosial keumatan di daerah.

Baca Juga  TMMD ke-127 Dimulai di Pagaruyung, Anggaran Rp1,4 Miliar Digelontorkan 

Program khitanan massal yang menjangkau sekitar 1.000 anak tersebut disebut Bupati sebagai kegiatan terbesar sepanjang sejarah daerah Padang Pariaman. Selain memberikan layanan kesehatan gratis bagi keluarga kurang mampu, kegiatan ini juga membantu masyarakat menjalankan kewajiban agama tanpa terkendala biaya.

Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Menurutnya, optimalisasi pengelolaan zakat memiliki potensi besar dalam memperkuat berbagai program sosial, mulai dari bedah rumah, bantuan pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat.

Selain khitanan massal, delapan unit rumah layak huni juga diserahkan kepada penerima manfaat. Bantuan RTLH tersebut menunjukkan bahwa zakat tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, kesehatan lingkungan, serta masa depan pendidikan anak.

Baca Juga  Andre Rosiade Kawal Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, Proyek Strategis Keselamatan Warga Ditargetkan Tuntas 2027

Kegiatan berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari, dilaksanakan serentak di 25 puskesmas pada 17 kecamatan. Ribuan anak bersama orang tua dan masyarakat hadir, ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan khitanan bagi 100 anak, pemberian bingkisan serta transportasi, sekaligus penyerahan RTLH beserta fasilitas MCK.

Antusiasme anak-anak terlihat jelas selama pelaksanaan khitanan massal, disertai rasa syukur dari para orang tua dan penerima bantuan rumah. Salah seorang orang tua menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, Baznas, serta para donatur yang dinilai sangat membantu masyarakat.

Menutup kegiatan, Bupati mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat mampu untuk terus menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar dampaknya semakin terarah, berkelanjutan, serta mampu membangun harapan dan martabat masyarakat Padang Pariaman. (red)