BeritaPadangSumatera Barat

Satpol PP Kota Padang Awasi PKL yang masih Membandel Jualan di Lokasi Terlarang

0
×

Satpol PP Kota Padang Awasi PKL yang masih Membandel Jualan di Lokasi Terlarang

Sebarkan artikel ini
PENERTIBAN PKL PASAR RAYA- Personel Satpol PP Kota Padang melakukan pengawasan rutin sebagai bagian dari tugas penegakan peraturan daerah guna mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum di kawasan Pasar Raya Padang, Jumat (13/2/2026). Pengawasan bertujuan mengantisipasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang kembali berjualan di lokasi terlarang.

PADANG, POLIKATA.COM- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang melaksanakan pengawasan rutin sebagai bagian dari tugas penegakan peraturan daerah guna mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum di kawasan Pasar Raya Padang, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan pengawasan yang dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Padang ini bertujuan mengantisipasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang kembali berjualan di lokasi yang telah ditetapkan sebagai area larangan.

Personel melakukan penyisiran secara menyeluruh mulai dari kawasan Pasar Raya Fase VII, selasar, hingga area pasar sayur Blok III guna memastikan situasi tetap kondusif dan tertib.

Baca Juga  Satpol PP dan Dubalang Kota Padang Siap Jaga Kondusivitas Selama Ramadhan

Kasat Pol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, menegaskan, agar seluruh pedagang tidak melanggar ketentuan yang telah ditetapkan Walikota serta mengimbau pedagang untuk berjualan secara tertib di lokasi yang telah disediakan.

“Pengawasan rutin ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menegakkan Peraturan Daerah serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum. Kami mengimbau kepada seluruh pedagang agar mematuhi aturan dan menempati lokasi yang telah disediakan, sehingga kawasan pasar tetap tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh masyarakat,” ujar Kasat Pol PP.

Baca Juga  Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah: Penguatan Spiritual dan Moral bagi ASN dan Pelajar Madrasah

Dalam menyikapi PKL yang masih membandel, petugas mengambil sikap tegas namun tetap dilaksanakan secara humanis dan persuasif dengan mengedepankan pendekatan edukatif agar para pedagang memahami pentingnya menjaga ketertiban umum serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi kenyamanan bersama di kawasan Pasar.

Pada kegiatan tersebut petugas mengamankan sejumlah barang bukti milik pedagang yang masih kedapatan berjualan di lokasi terlarang. Penindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus upaya memberikan efek jera kepada para pelanggar, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. (red)