AgamBeritaDaerahSumatera Barat

Indonesia ASRI 2026: Polres Agam, TNI dan Pemkab Bersihkan Pantai Tiku

9
×

Indonesia ASRI 2026: Polres Agam, TNI dan Pemkab Bersihkan Pantai Tiku

Sebarkan artikel ini
AKSI BERSIH PANTAI- Jajaran Polres Agam bersama TNI dan Pemkab Agam, melakukan aksi bersih, di kawasan Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan yang digelar Polres Agam ini, menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

AGAM, POLIKATA.COM- Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr Mhd Lutfi turut mengikuti aksi bersih pantai bersama Polri dan TNI, di kawasan Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan yang digelar Polres Agam ini, menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Aksi bersih pantai juga diikuti Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny Merry Benni Warlis serta sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam.

Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.

Baca Juga  Kunjungi Padang Pariaman, Seruni Kabinet Merah Putih Serahkan Bantuan dan Tinjau Huntara Batang Anai

Sekda Agam Dr Mhd Lutfi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan pantai, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Pantai adalah aset yang harus kita jaga bersama. Melalui aksi bersih pantai ini, kita ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kawasan pesisir,” ujar Lutfi.

Dia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan upaya mendukung gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI).

Menurutnya, lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat serta meningkatkan daya tarik kawasan wisata.

Baca Juga  Rakornas bersama Presiden, Gubernur Kumpulkan Pimpinan Forkopimda di Bogor Bahas Stabilitas Pangan dan Pengendalian Inflasi

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin, sehingga upaya pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. (red)