BeritaHeadlinePadang

MBG Tetap Jalan Selama Puasa, Yopi: Dijemput Setiap Senin dan Jumat

37
×

MBG Tetap Jalan Selama Puasa, Yopi: Dijemput Setiap Senin dan Jumat

Sebarkan artikel ini
MBG SELAMA RAMADHAN- Program pemerintah pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung selama bulan Ramadhan. Kepala Disdikbud Kota Padang menyebutkan, seluruh siswa bisa mengambil MBG setiap Senin dan Jumat di sekolah. (foto: ilustrasi AI)

PADANG, POLIKATA.COM- Program pemerintah pusat , Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung selama bulan Ramadhan. Seluruh siswa bisa menjemputnya ke sekolah.

“Pemko Padang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN), tetap memberikan MBG bagi seluruh siswa sekolah selama bulan puasa,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, Senin (16/2/2026).

Yopi menegaskan, bahwa seluruh siswa sekolah libur sejak tanggal 14 Februari hingga setelah lebaran nanti. Seluruh siswa fokus mengikuti Pesantren Ramadhan di masjid dan mushala masing-masing.

“Meski siswa fokus di Pesantren Ramadhan, akan tetapi siswa wajib mendatangi sekolah untuk mengambil paket MBG,” terang Yopi.

Pemko Padang menetapkan, pengambilan MBG di sekolah masing-masing sebanyak dua kali dalam sepekan. Yakni pada hari Senin dan Jumat.

“MBG dirapel sekali dalam tiga hari, silahkan datangi sekolah pada Senin dan Jumat untuk mengambil MBG dan dibawa pulang,” ungkap Yopi.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi menyebut, menu MBG pada bulan puasa bukan lagi menu yang dapat langsung dimakan. Akan tetapi berganti menjadi makanan ringan dalam kemasan.

“Seperti libur-libur sebelumnya, menu MBG diubah menjadi makanan ringan,” katanya.

Menu makanan ringan itu berupa biskuiit, susu kotak dan lainnya. Menu telah melalui pertimbangan protein yang mencukupi. Menu itu dapat tahan lama dan dikonsumsi pada saat berbuka puasa.

Untuk diketahui, Program MBG tetap disalurkan selama bulan Ramadhan dengan sejumlah penyesuaian. Pemerintah telah menyiapkan empat skema penyaluran agar para penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi meski menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga  Ramadan Halal Fest 2026 di Masjid Al-Hakim: Ada Pasar Pabukoan, Dai Cilik, Nasyid hingga Talkshow

Skema tersebut dirancang menyesuaikan kebutuhan dan kondisi penerima, sehingga distribusi bantuan dapat berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas puasa. Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemenuhan gizi masyarakat selama Ramadhan.

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan MBG akan tetap berlanjut selama Ramadhan. Penyaluran tersebut akan disesuaikan dengan kelompok penerima melalui mekanisme yang berbeda. Akan tetapi, layanan tidak berubah pada kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita

“Untuk Ramadhan, makan bergizi akan tetap berlanjut. Jadi, ada empat mekanisme yang akan dikembangkan,” jelas Dadan, dikutip dari detikNews.

Ia menegaskan penyaluran MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap berjalan seperti biasa tanpa perubahan waktu konsumsi. “Untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, juga normal,” jawabnya.

4 Skema Penyaluran MBG dan Menunya Selama Puasa

Dadan menjelaskan program MBG akan tetap disalurkan selama bulan Ramadhan. Akan tetapi, ada penyesuaian pada waktu konsumsi dan bentuk makanan yang diberikan. Selain itu, terdapat empat mekanisme yang akan dikembangkan sebagai berikut.

1. Sekolah dengan Mayoritas Siswa Berpuasa

Mekanisme pertama, yakni sekolah di daerah dengan mayoritas siswa yang berpuasa. Makanan akan tetap disalurkan ke sekolah, namun dalam bentuk menu yang lebih tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Menu yang disiapkan antara lain kurma, telur rebus, telur asin, abon, telur pindang, buah, susu, dan penganan lokal yang biasanya dikonsumsi ketika Ramadhan. BGN turut berupaya menggandeng pelaku UMKM dalam penyediaan menu.

Baca Juga  Fenomena Inflasi Saat Ramadhan: Berpuasa, Kebutuhan Pangan Malah Meningkat

2. Sekolah dengan Mayoritas Siswa Tidak Berpuasa

Sementara itu, layanan MBG di sekolah yang mayoritas siswanya tidak berpuasa akan tetap berjalan normal tanpa ada perubahan skema. Menu yang disajikan pun tetap seperti biasa.

3. Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Untuk Ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, program MBG akan tetap berjalan seperti biasa selama bulan Ramadhan. Menu yang diberikan tetap berupa makanan segar sebagaimana hari-hari normal.

4. Lingkungan Pesantren

Mekanisme keempat diterapkan khusus di lingkungan pesantren. Jadwal konsumsi akan digeser ke waktu berbuka puasa mengingat penerima manfaat dan dapur layanan gizi berada dalam satu area. Sedangkan untuk proses memasak tetap dilakukan pada siang hari.

BGN berencana mencontohkan skema tersebut di salah satu pesantren di Bandung, yang akan dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama. Selain itu, BGN juga tengah mematangkan mekanisme integrasi program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas bersama Kementerian Sosial.

Selain itu, BGN sedang menyiapkan langkah pengendalian bahan pangan selama bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan agar tidak memicu lonjakan permintaan pada komoditas tertentu.

“Saya kira dengan kerja sama ini, kita nanti malah mudah dengan BUMD mengaturnya. Kira-kira produk apa yang dibutuhkan masyarakat secara umum untuk menjelang puasa dan juga Idul Fitri, nanti kita akan kurangi permintaannya di program Makan Bergizi,” pungkasnya. (red)