AgamBeritaDaerah

Temui Dirjen Kementerian PU, Bupati Agam Usulkan Perbaikan Infrastruktur Jalan, Irigasi dan Air Bersih

6
×

Temui Dirjen Kementerian PU, Bupati Agam Usulkan Perbaikan Infrastruktur Jalan, Irigasi dan Air Bersih

Sebarkan artikel ini
TEMUI DIRJEN— Bupati Agam Benni Warlis bertemu Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, sebagai upaya jemput bola pemerintah daerah agar proses rekonstruksi tidak berjalan lambat di tengah keterbatasan anggaran daerah.

AGAM, POLIKATA.COM— Pemerintah Kabupaten Agam, terus berupaya memacu pemulihan infrastruktur yang lumpuh akibat rentetan bencana hidrometeorologi. Langkah strategis diambil dengan melakukan koordinasi langsung ke tingkat pusat guna memastikan dukungan pembiayaan rehabilitasi fasilitas publik yang terdampak banjir dan tanah longsor dapat segera terealisasi.

Bupati Agam Benni Warlis mendatangi Kantor Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Rabu (18/2/2026), untuk menemui Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra. Kunjungan ini merupakan upaya jemput bola pemerintah daerah agar proses rekonstruksi tidak berjalan lambat di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kami terus berupaya mempercepat proses pemulihan dengan menjalin koordinasi dan dukungan pemerintah pusat. Ini sangat penting untuk mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi hasil pertanian,” ujar Benni dalam keterangan resminya di Jakarta.

Baca Juga  Gubernur: Poliklinik Eksekutif dan VVIP Bukan untuk Membedakan Derajat Masyarakat

Kerusakan infrastruktur di Kabupaten Agam pascabencana beberapa waktu lalu tidak hanya mengganggu akses transportasi, tetapi mulai mengancam stabilitas ekonomi lokal. Sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung wilayah tersebut, terdampak serius akibat rusaknya jaringan irigasi dan putusnya akses distribusi hasil bumi.

Dalam usulan yang disampaikan ke kementerian, Pemerintah Kabupaten Agam memprioritaskan perbaikan ruas jalan kabupaten yang rusak berat serta pembangunan jembatan gantung untuk memutus isolasi wilayah. Selain itu, pemulihan jaringan irigasi pertanian dan sarana air bersih masyarakat menjadi agenda mendesak yang ikut diajukan dalam paket pembiayaan tersebut.

Baca Juga  Satpol PP Turun Tangan Evakuasi Pohon Tumbang di Bandar Buat

Benni menegaskan, dokumen teknis dan data pendukung telah disiapkan secara lengkap sebagai dasar pengajuan. Hal ini dimaksudkan agar pembahasan di tingkat kementerian dapat berjalan presisi, akuntabel, dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Pihak Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU menyambut positif inisiatif tersebut. Meski demikian, pemerintah pusat tetap akan melakukan kajian mendalam untuk memastikan usulan tersebut selaras dengan prioritas pembangunan nasional serta prosedur teknis yang ada.

Upaya proaktif ini diharapkan dapat memperpendek durasi penanganan pascabencana di lapangan. Bagi masyarakat Agam, percepatan rekonstruksi infrastruktur bukan sekadar soal perbaikan fisik, melainkan harapan untuk memulihkan kembali denyut nadi ekonomi yang sempat tersendat akibat bencana. (red)