AgamBeritaDaerah

Kesiapan Jalur Mudik Lebaran: Jalan Alternatif Malalak Baru Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor

9
×

Kesiapan Jalur Mudik Lebaran: Jalan Alternatif Malalak Baru Bisa Dilalui Kendaraan Bermotor

Sebarkan artikel ini
PENINJAUAN JALUR ALTERNATIF- Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung kondisi jalan alternatif di Kecamatan Malalak yang kini sudah dapat dilalui kendaraan, khususnya roda dua, Rabu (25/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Agam menyampaikan rasa syukurnya karena akses alternatif itu sudah bisa dimanfaatkan masyarakat, meski masih bersifat darurat.

AGAM, POLIKATA.COM— Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung kondisi jalan alternatif di Kecamatan Malalak yang kini sudah dapat dilalui kendaraan, khususnya roda dua, Rabu (25/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Agam menyampaikan rasa syukurnya karena akses alternatif itu sudah bisa dimanfaatkan masyarakat, meski masih bersifat darurat.

“Alhamdulillah, dengan sudah adanya jalan alternatif ini, maka akses masyarakat kita di Kecamatan Malalak untuk beraktivitas, baik jual beli maupun keluar masuk wilayah, sudah kembali terbuka. Namun jalan utama ini masih merupakan jalan darurat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan jalan menjelang Hari Raya Idulfitri, terutama apakah sudah memungkinkan dilalui kendaraan roda empat.

Baca Juga  Wawako Solok Pimpin Rakor Penanganan Rabies, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

“Agenda kita hari ini meninjau dan memastikan kondisi jalan alternatif ini, apakah untuk lebaran nanti sudah bisa digunakan roda empat. Namun tentu keputusan tersebut berada di pihak provinsi. Harapan kita, menjelang lebaran sudah aman dilalui kendaraan roda empat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja keras dan maksimal sehingga akses jalan Malalak dapat kembali terbuka melalui upaya pembukaan dan rekonstruksi jalan alternatif.

Usai meninjau jalan, Bupati Agam bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut melihat progres pembangunan hunian sementara (huntara) di Bancah, IV Koto.

Baca Juga  Kapolda Sumbar: Narkoba Masih Ancaman Terbesar, Penghuni Penjara Didominasi Anak Muda 

Huntara tersebut disiapkan untuk 33 kepala keluarga (KK) dan saat ini pengerjaannya telah memasuki tahap akhir.

“Alhamdulillah, progresnya hampir selesai, tinggal finishing. Insyaallah dalam minggu ini sudah bisa dihuni dan ditempati warga kita. Fasilitasnya juga sudah lengkap, mulai dari kompor, kasur, kipas angin hingga kebutuhan dasar penunjang hidup,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap, dengan terbukanya akses jalan dan segera difungsikannya huntara tersebut, aktivitas serta kenyamanan masyarakat terdampak dapat kembali pulih secara bertahap. (red)