AgamBeritaDaerahHeadline

Pulihkan Akses Transportasi dan Membuka Wilayah Terisolasi: Satgas Zeni BKO Gulbencal Tuntaskan Kerja di Agam

9
×

Pulihkan Akses Transportasi dan Membuka Wilayah Terisolasi: Satgas Zeni BKO Gulbencal Tuntaskan Kerja di Agam

Sebarkan artikel ini
PELEPASAN PERSONEL— Bupati Agam Benni Warlis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh personel Satgas Zeni BKO Gulbencal Sumbar atas kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa kenal lelah selama melaksanakan operasi Gulbencal, saat menjadi inspektur upacara pelepasan personel Satgas Zeni BKO Gulbencal Sumbar di Lapangan Makodim 0304/Agam, Selasa (24/2/2026).

AGAM, POLIKATA.COM— Bupati Agam Benni Warlis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh personel Satgas Zeni BKO Gulbencal Sumbar atas kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa kenal lelah selama melaksanakan operasi Gulbencal.

Hal itu disampaikan bupati saat menjadi inspektur upacara pelepasan personel Satgas Zeni BKO Gulbencal Sumbar di Lapangan Makodim 0304/Agam, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momen penghormatan atas pengabdian para prajurit yang telah menyelesaikan tugas kemanusiaan dalam penanggulangan bencana di wilayah Sumbar, khususnya di Kabupaten Agam.

Menurut bupati, kehadiran para prajurit telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam memulihkan akses transportasi dan membuka kembali wilayah yang sempat terisolasi.

Selama bertugas, personel Satgas Zeni BKO telah melakukan berbagai pekerjaan strategis, mulai dari pemasangan dan pembangunan jembatan bailey, jembatan armco, hingga jembatan perintis garuda.

Baca Juga  Curah Hujan Tinggi, Rumah Warga di Pessel Terendam Banjir

Selain itu, mereka juga melakukan pembersihan jalan serta puing-puing terdampak bencana guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Tak hanya itu, perbaikan fasilitas umum seperti sekolah, sarana ibadah, serta infrastruktur penting lainnya turut menjadi bagian dari misi kemanusiaan yang dijalankan.

“Pengabdian yang saudara lakukan bukan sekadar pekerjaan konstruksi atau teknis semata, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat. Apa yang telah dikerjakan menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujar bupati.

Menjelang pergeseran personel kembali ke homebase satuan masing -masing, bupati juga menekankan beberapa hal penting.

Ia meminta agar pengamanan personel dilaksanakan secara ketat dengan memastikan seluruh prajurit dalam keadaan lengkap, sehat, dan siap melaksanakan pergerakan.

Baca Juga  Forum Konsultasi Publik RKDP: Riyanda Sebut Kemampuan APBD Sawahlunto Terbatas untuk 'Goalkan' Seluruh Usulan

Pemeriksaan akhir harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk pengecekan material, kendaraan taktis, kendaraan angkut, serta alat berat yang digunakan selama operasi, agar tidak ada perlengkapan yang tertinggal, rusak tanpa laporan, atau tidak terdokumentasi dengan baik.

Selain itu, faktor keselamatan selama perjalanan kembali ke satuan menjadi perhatian utama.

“Prajurit yang berangkat harus kembali dalam keadaan lengkap, aman, dan terhormat,” tegasnya.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Agam, bupati juga menyampaikan rasa hormat kepada keluarga besar prajurit Satgas Zeni BKO yang telah turut berkorban dan memberikan dukungan selama pelaksanaan tugas penanggulangan bencana, khususnya di Kabupaten Agam. (red)