BeritaHeadlinePayakumbuhSumatera Barat

Ketukan Sahur Gubernur Membawa Harapan bagi Keluarga Ises: “Alhamudlillah, Rasanya Dapat Bantuan Sebesar Gunung…”

0
×

Ketukan Sahur Gubernur Membawa Harapan bagi Keluarga Ises: “Alhamudlillah, Rasanya Dapat Bantuan Sebesar Gunung…”

Sebarkan artikel ini
BANTUAN BEDAH RUMAH- Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan bantuan bedah rumah untuk keluarga Ises di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Kamis (26/2/2026).

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM— Udara masih terasa sangat dingin ketika rombongan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah tiba di Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh. Di salah satu rumah kayu sederhana, sebuah ketukan membangunkan penghuni rumah yang tengah bersiap sahur, Kamis (26/2/2026), tepat pukul 03.55 WIB.

Rumah sederhana berukuran sekitar 4×7 meter itu dihuni Trisesti Novia, yang akrab disapa Ises (37), bersama suaminya Surya Adi Wibowo (38) dan tiga putri mereka: Sovia, Bunga, serta Citra.

Kondisi hunian tersebut memprihatinkan. Dinding kayu telah menua, sementara lantai atas yang terbuat dari papan sudah lapuk, berlubang, dan bergoyang sehingga membahayakan penghuni, terutama anak-anak.

Sehari-hari, Ises dan suami bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Asalkan halal, pekerjaan apapun dilakoninya.

“Kalau ada yang minta tolong bersihin rumah, kami mau, Pak. Suami juga bantu-bantu orang, kadang di konter, kadang ikut tukang walau bukan tukang betul,” ujar Ises lirih.

Kondisi rumah ises yang sangat sederhana dan ekonomi keluarga yang tergolong pra sejahtera membuat keluarga tersebut terpilih sebagai penerima manfaat program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Provinsi Sumbar.

Baca Juga  Rumah Peninggalan Suami Sudah Lapuk, Pemprov Sumbar Bantu Rehab Hunian Darnis di Paninggahan

“Bagian lantai atas ini sangat membahayakan. Informasi dari Ketua Baznas juga demikian. Maka kita bantu agar segera diperbaiki dan keluarga Ibu Ises bisa tinggal di rumah yang lebih layak,” ujar Mahyeldi di lokasi.

Pada kesempatan itu diserahkan bantuan Rp25 juta dari Baznas untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni. Bank Nagari turut menyalurkan Rp2,5 juta, disertai paket sembako Ramadhan dan dukungan dari para kepala SMA dan SMK di Kota Payakumbuh.

“Ini berkah Ramadhan. Kita datang atas izin Allah. Dalam iman, kita diajarkan untuk saling membantu dan meringankan beban saudara kita,” tutur Mahyeldi.

KEBAHAGIAAN RAMADHAN- Trisesti Novia, yang akrab disapa Ises (37), bersama suaminya Surya Adi Wibowo (38) dan tiga putri mereka: Sovia, Bunga, serta Citra, tak kuasa menahan haru dan kebahagiaan ketika dikunjungi gubernur yang membawa banyak bantuan untuk mereka di bulan Ramadhan.

Mendengar kabar tersebut, Ises tak kuasa menahan air mata. Ia mengucap syukur sembari menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan pihak Baznas serta Bank Nagari.

Baca Juga  Seluruh Tempat Hiburan Malam, Panti Pijat Dilarang Buka Selama Ramadhan

“Alhamdulillah, Pak… rasanya seperti dapat bantuan sebesar gunung. Rumah kami bolong-bolong sampai kelihatan atap. Terima kasih banyak, ini benar-benar berkah bagi kami,” ucapnya haru.

Plt Camat Payakumbuh Utara, Ronal membenarkan bahwa keluarga Ises memang layak menerima bantuan. Kondisi rumah yang lapuk, menurutnya sudah tidak layak dan aman untuk ditinggali.

“Dengan tiga anak perempuan, tentu tidak aman tinggal di rumah dengan lantai atas yang sudah lapuk dan bolong. Kami bersyukur atas perhatian Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam aksi sosial Ramadan tersebut.

Usai menyerahkan bantuan, Mahyeldi melanjutkan agenda Salat Subuh berjemaah di Masjid Ansharullah. Dalam kesempatan itu, ia kembali menyerahkan bantuan Rp25 juta serta mushaf Al-Qur’an untuk pengurus masjid.

Dini hari itu menjadi saksi bahwa di bulan suci Ramadan, sebuah ketukan kecil di pintu rumah mampu menghadirkan harapan besar—bahwa pemerintah hadir, mendengar, dan bergerak untuk rakyatnya. (red)