BeritaPayakumbuhSumatera Barat

Gubernur Sumbar Ajak Generasi Muda “Hijrah” dari Kafe ke Masjid

0
×

Gubernur Sumbar Ajak Generasi Muda “Hijrah” dari Kafe ke Masjid

Sebarkan artikel ini
BERSAMA REMAJA MASJID— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, berfoto bersama dengan pemuda pemudi dan remaja masjid dalam kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sumbar, Masjid Arruhama’, Jalan M. Nasrun, Kelurahan Sungai Durian, Kota Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, POLIKATA.COM — Memasuki malam kesembilan Ramadhan 1447 Hijriah, Gubernur Sumbar  Mahyeldi Ansharullah kembali melaksanakan Safari Ramadhan, kali ini masjid yang menjadi lokasi tujuannya adalah Masjid Arruhama’, Jalan M. Nasrun, Kelurahan Sungai Durian, Kota Payakumbuh, Rabu (25/2/2026).

Safari Ramadhan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan nilai keimanan di tengah masyarakat. Di hadapan jamaah, Mahyeldi menekankan pentingnya membina generasi muda sejak dini agar tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan iman yang kokoh.

Dalam kegiatan itu, Gubernur juga berinteraksi langsung dengan para peserta Pesantren Ramadan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan seputar materi keagamaan yang disampaikan, dan memberikan hadiah bagi peserta yang mampu menjawab dengan baik.

“Kita perlu memberikan perhatian yang serius kepada generasi muda kita. Jumlah mereka banyak, dan kita sedang memasuki masa bonus demografi. Kalau mereka tidak dibimbing dengan iman dan pendidikan yang baik, maka mereka akan diwarnai oleh hal-hal yang tidak baik,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, generasi muda yang tidak dibekali nilai keimanan berpotensi mudah terpengaruh oleh perilaku menyimpang. Karena itu, Pemprov Sumbar memprogramkan kegiatan Pesantren Ramadan agar anak-anak terbiasa dengan kegiatan keagamaan dan pembinaan akhlak.

Baca Juga  Syamel Muhammad Pimpin YKI Sumbar, Gubernur: Garda Terdepan Membantu Pejuang Kanker

“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa datang. Kalau hari ini mereka tidak kita siapkan, maka ke depan kita bisa kekurangan pemimpin yang beriman dan berakhlak baik,” tambahnya.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan perhatian serius kepada generasi muda.

“Saya melihat masih banyak pemuda-pemudi kita yang menghabiskan malam di kafe dan tempat nongkrong. Di bulan yang mulia ini, mari kita ajak mereka untuk lebih banyak mengisi waktu di masjid. Bukan hanya sekadar tarawih, tapi juga meresapi makna kehidupan,” ujar Gubernur di hadapan ratusan jamaah yang memadati masjid.

Mantan Wali Kota Padang itu kemudian mengajak jamaah merenungkan sebuah pesan Al-Qur’an tentang kematian. Ia mengutip kisah Nabi Yaqub yang bertanya kepada anak-anaknya menjelang ajalnya, “Apa yang akan kalian sembah setelah aku tiada?”

“Pertanyaan Nabi Yaqub itu menunjukkan kekhawatiran seorang pendakwah sekaligus orangtua terhadap masa depan generasinya. Hari ini, kita juga harus memiliki kekhawatiran yang sama,” tegas gubernur.

Sementara itu Wako Payakumbuh Zulmaeta, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Gubernur. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan sedekah.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Upayakan Akses Padang-Bukittinggi via Malalak Bisa Dilalui Jelang Puncak Mudik  

“Di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, sudah sewajarnya kita berlomba-lomba mencari amal dan memperbanyak sedekah, karena pahala yang dijanjikan Allah dilipatgandakan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, mewaspadai peredaran narkoba, serta menjaga kebersihan kampung dan lingkungan tempat tinggal.

“Jagalah anak-anak dan keluarga kita dari bahaya narkoba, serta mari bersama-sama menjaga kebersihan dan keamanan kampung masing-masing,” pesannya.

Dalam Safari Ramadhan tersebut, Gubernur Sumbar turut menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp50 juta untuk masjid, 40 mushaf Al-Qur’an dari Biro Kesra Sumbar, bantuan kain sarung bagi lima orang fakir miskin, Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk petugas masjid, Rp10 juta dari Bank Nagari, 40 mushaf Al-Qur’an dari Kanwil Kemenag Sumbar, Rp10 juta dari Jamkrida Sumbar, serta bantuan tunai Rp1,5 juta dari Dinas BMCKTR Sumbar.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi Sumatera Barat yang religius, berkarakter, dan berdaya saing. (red)