BeritaPadangSumatera Barat

Pastikan Keamanan Jajanan di Pasa Pabukoan, BBPOM Ambil 20 Sampel Makanan 

6
×

Pastikan Keamanan Jajanan di Pasa Pabukoan, BBPOM Ambil 20 Sampel Makanan 

Sebarkan artikel ini
TINJAU PASAR PABUKOAN- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, meninjau Pasa Pabukoan bersama BBPOM Padang, untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual pedagang aman untuk dikonsumsi.

PADANG, POLIKATA.COM- Pemerintah Kota Padang menggandeng Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) untuk melakukan pengawasan jajanan berbuka puasa di Pasa Pabukoan di RTH Imam Bonjol, Padang, Kamis (26/2/2026). Pengawasan ini diharapkan dapat menjamin keamanan pangan masyarakat selama bulan Ramadhan 1447 H.

“Ini merupakan bentuk layanan dan jaminan kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Kami ingin warga merasa aman saat menikmati hidangan berbuka yang disuguhkan oleh para pedagang,” ujar Wakil Wali Kota, Maigus Nasir saat meninjau Pasa Pabukoan, Kamis (26/2/2026) sore.

Baca Juga  Tingkat Kegemaran Membaca: Berada di Bawah Surabaya, Kota Padang Panjang Peringkat 2 se-Indonesia

Sementara, Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri menjelaskan, bahwa sejauh ini tren keamanan pangan di Sumatera Barat menunjukkan hasil positif. Di Kota Padang, target 20-25 sampel sedang dalam proses pengujian di lapangan.

​”Dibandingkan tahun lalu yang ditemukan empat pelanggaran (termasuk penggunaan pewarna tekstil Rhodamin B), tahun ini trennya jauh lebih baik. Ini berkat sinergitas Pemko Padang melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan,” jelas Martin.

BBPOM membawa mobil laboratorium keliling untuk melakukan uji sampel secara real-time di Pasa Pabukoan. Selain memantau takjil, BPOM telah memeriksa 26 sarana distribusi (ritel dan distributor).

Baca Juga  Pemko Padang Panjang Catatkan Hasil Terbaik dalam Pelayanan Publik versi Ombudsman RI Perwakilan Sumbar

Menjelang Lebaran, BBPOM berencana akan melakukan razia parsel. Martin menegaskan agar pelaku usaha memastikan produk dalam parsel memiliki masa kedaluwarsa minimal tiga minggu setelah Lebaran.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan prinsip Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluarsa (CEK KLIK).

“Jangan percaya hoaks, percayalah pada data BBPOM,” pungkas Kepala BBPOM itu.(red)