POLIKATA.COM – Sebelum menentukan jenis AC, kita memerlukan panduan memilih AC yang tepat. Salah satu tujuannya agar penggunaan AC lebih efektif dan pemakaian listrik menjadi tidak boros.
Saat ini tersedia banyak jenis AC dengan ukuran dan spesifikasi yang berbeda-beda, lalu mana yang harus Anda gunakan? Ternyata penggunaan AC pada masing-masing ruangan juga harus disesuaikan.
Ikuti Panduan Memilih AC yang Tepat Berikut Ini!
Jika Anda sudah memasang AC namun tidak berfungsi secara efektif dan hanya menambah penggunaan listrik, maka coba cek AC Anda. Jangan-jangan salah pilih produk, salah penempatan, atau ruangan yang tidak cocok dengan AC, berikut ini adalah tipsnya.
1. AC Standar Dengan Split Sistem
Jenis AC yang pertama adalah jenis AC standar dengan teknologi split, yaitu AC yang paling banyak dijumpai. AC jenis ini terdiri dari dua unit dimana satu unitnya berada di dalam ruangan sedangkan unit lainnya berupa kompresor berada di luar ruangan.
Perlu dipertimbangkan, penggunaan AC ini memerlukan daya listrik yang lumayan tinggi, namun kinerjanya cukup baik dalam mendinginkan. Kini tersedia banyak jenis AC standar dengan spesifikasi tertentu yang bisa Anda pilih sesuai dengan budget Anda.
2. AC Berteknologi Inverter
Jika ingin beralih dari AC standar, Anda bisa menggunakan AC dengan teknologi inverter. Teknologi AC inverter memungkinkan adanya pengaturan kinerja kompresor sesuai kebutuhan secara otomatis. Hal ini akan membuat Anda lebih irit dalam pengeluaran listrik.
Cara kerjanya adalah, ketika ruangan sudah dingin maka putaran kompresor akan menjadi lebih lambat. Hal yang perlu Anda pertimbangkan jika ingin membeli AC jenis ini adalah harganya yang lumayan tinggi dibanding dengan jenis AC standar.
3. AC Berteknologi Low Watt / Daya Rendah
Jika Anda ingin menggunakan AC dengan daya listrik yang lebih rendah, maka bisa gunakan AC dengan teknologi low watt. Namun yang perlu Anda pertimbangkan dalam panduan memilih AC yang tepat adalah kinerja dari AC jenis low watt ini.
Karena dari segi kinerja mendinginkan, AC jenis ini lebih lama mendinginkan daripada AC standar maupun inverter. Namun sekali lagi, kelebihannya adalah irit pada penggunaan listrik, sehingga cocok untuk Anda yang ingin mengurangi pengeluaran untuk listrik rumah.
4. AC Berteknologi Hybrid
Beralih dari AC low watt, ada jenis AC yang masih cenderung langka di pasaran, yaitu AC hybrid. AC jenis ini dapat bekerja juga untuk menghemat listrik karena PK (satuan daya) bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Biasanya, terdapat tiga pengaturan PK pada AC jenis ini, yaitu PK 1, PK 2, dan PK 3. Semakin tinggi PK maka semakin tinggi pula daya AC tersebut. Meskipun dari segi listrik irit, namun harga beli AC ini masih cukup tinggi karena belum banyak beredar di Indonesia.
5. AC Dinding atau AC Jendela
AC tidak hanya ada di ruangan, ada juga model AC yang dipasang pada dinding eksternal. Fungsi AC ini adalah untuk mendinginkan kamar dan area terbuka dengan jangkauan 50 meter persegi.
AC dengan teknologi ini efektif digunakan ketika musim panas, misalnya digunakan pada ruang tamu dan area teras agar tetap sejuk. Namun penggunaannya memang masih jarang di Indonesia, sehingga harganya cenderung mahal.
Jadi pilih AC jenis apa untuk rumah Anda? Setelah membaca panduan memilih AC yang tepat diatas, kini Anda bisa memilih jenis AC yang paling sesuai dengan rumah Anda. Tentu dengan tetap mempertimbangkan budget pembelian, perawatan, serta biaya listrik.






